Tampilkan postingan dengan label Art. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Art. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Maret 2013

Sejarah GRAFFITI

GRAFFITI 

Graffiti (juga dieja grafitty atau grafitti) adalah kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding. Alat yang digunakan biasanya cat semprot kaleng ( pilox).

SEJARAH

Grafiti di Pompeii : Graffiti ini mengandung tulisan rakyat yang menggunakan bahasa Latin Rakyat dan bukan bahasa Latin Klasik. Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengkomunikasikan perburuan. Pada masa ini, grafitty digunakan sebagai sarana mistisme dan spiritual untuk membangkitkan semangat berburu.
Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan.

Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidakpuasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.

Grafiti pada zaman modern

Grafiti pada Tembok Pemisah Israel di Israel-Palestina. Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding. Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami. Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali karirnya dari kegiatan grafiti.

sumber: "http://syarifzeroseni.blogspot.com/2012/05/sejarah-graffitiseni-rupa.html"

Rabu, 30 Mei 2012

Apakah seni rupa kontemporer Indonesia hanya mode?

Oleh Marie Le Sourd | September 2011
"Movida, cara Jawa", "Yogyakarta arty", "Java seniman" termasuk di antara judul dari sejumlah artikel diterbitkan di surat kabar Prancis dan majalah sejak tahun 2009. Jauh dari deskripsi biasa candi sekitar Yogyakarta, mereka menunjukkan aspek lain yang tumbuh dari modal budaya Jawa: seni sangat kreatif kontemporer. Bertemu dengan salah satu wartawan (Alice d'Orgeval dari L'Officiel Voyage) dengan cepat yakin Marie-Ange Moulonguet, direktur Espace Culturel Louis Vuitton, dan kurator Hervé Mikaeloff untuk datang ke Indonesia dan khususnya ke Yogyakarta pada akhir Juli 2010. Keduanya segera kewalahan dalam gelombang pertemuan dengan orang-orang penting untuk lebih memahami konteks bahasa Indonesia dan seni lokal, termasuk penulis Prancis Elisabeth Inandiak, kolektor terkenal Dr Oei Ong Djien, dan banyak seniman. Kunjungan biasanya berlangsung di studio mereka, Yogyakarta menjadi seni hidup namun masih kurang koleksi permanen seni kontemporer dan menghadapi perubahan konstan dalam galeri dan pusat seni. Satu tahun kemudian, setelah ratusan email, panggilan telepon, aplikasi visa, transportasi karya seni, dan 4,5 ton dari bambu, jam layar dan bekerja di situ, petualangan pameran "Trans-figurasi: Bahasa Indonesia mitologi" dibuka pada tanggal 23 Juni 2011 di hadapan 11 seniman diundang, sebagian besar dari Yogyakarta. Para Espace Culturel Louis Vuitton, yang didirikan tahun 2006 oleh kelompok Louis Vuitton, meskipun difokuskan pada promosi seniman dari negara-negara berkembang dan berkembang, tampaknya pada pandangan pertama sama sekali kebalikan dari suasana santai dan kreatif di Yogyakarta. Layar mulai di jendela toko Louis Vuitton di jalan paling mahal di Perancis, Les Champs Elysées, sebelum mencapai galeri sendiri di lantai 7.

Rabu, 16 Mei 2012

Tipografi



Tipografi
Salah satu seni desain grafis dimana gambar seseorang diubah menjadi tulisan seperti yang terlihat diatas. Dalam hal ini ketelitian menjadi hal penting selain kreativitas. Dimana konten-konten yang terkecil harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam hasil yang ingin dicapai.